Monday, April 15, 2013

Puisi » Kumpulan Puisi-Puisi Terbaru 2012

Puisi » Kumpulan Puisi-Puisi Terbaru 2012


Biasa Oleh Semut Ireng

Posted: 14 Apr 2013 06:55 PM PDT

BIASA
Oleh Semut Ireng

Aku tiada lagi senang
Membawaku sepi seperti awal
Hariku menebus ksepian
Menaburkan letih yang tiada di mengerti
Siapa dan untuk apa

Aku bukanlah lagi saat itu
Bersamamu ketika melaju
Menyentuhmu saat aku rindu
Kau telah beku
Menepiskan harapanku satu
Menenggelamkan biduk kecil rasa

Aku lelah menggali lagi
Menebarkan hati untuk mencintai
Aku hingga mati tiada hasrat untuk pergi
Menepikanmu dari lukisan hati

Kau meninggalkan perih
Mencabik gambar yang aku lukis
Melunturkan nuansa di ukiran jiwa
Kemana kau yang aku cinta
Kemana kau yang aku damba
Pergi....
Tiada lagi sudi menolehku
Enggan meraihku lagi

Saat ini..
Aku tiada sedih
Kebiasaan sakit menebalkan janji
Akulah yang tersakiti
Merugi hati tanpa tetesan air sedih
Namun..
Bawalah jauh hasrat ini
Terbang hingga tiada kau sadari
Bahwa aku pernah mencintai

Lantas biarkan aku menepi
Menyendiri dalam pelukan sepi
Terima kasih buah hati
Terima kasih bimbingan nurani
Aku mati tanpa kau peduli

----------
No. Urut : 7429
Tanggal Kirim : 05/01/2013 22:45:41

Sapu Tangan Untuk Adikku Oleh Rafael Stefan Lawalata

Posted: 14 Apr 2013 06:53 PM PDT

SAPU TANGAN UNTUK ADIKKU
Oleh Rafael Stefan Lawalata

Beribu jalan berjajar untuk dipilih, satu terpilin lainnya berputar.
Dalam persimpangan kujumpa seorang, yang tak kukenal dan kukira.
Duduk termenung tersorot lampu jalan, menggigil kedinginan tanpa api.
Pakainnya lusuh, matanya merah.
Kehilangan arah untuk pergi dan kembali.

Sup yang kumasak akan kuberi.
Sesuap kehangatan mengisi, satu mangkok mengeyangkan.
Hingga menjadi kuat dan mampu berjalan, menuju jalannya yang terpisah.

Beberapa waktu kujumpa kembali.
Meraung keras memecah sucinya malam.
Air mata mengalir bagaikan air terjun.
Tak berhenti walau tersumbat kata-kata.

Kuberi sebuah saputangan tanpa renda,
Saputangan yang kujahit dengan penuh kasih sayang.
Untuknya menyeka segala belas kasih, menghapus noda derita dan luka asmara.

Saputangan putih tanpa lubang,
Menyeka wajah dan tubuh yang malang.
Saputangan yang dibawa pulang,
Untuk disimpan dan dijaga selamanya.

Janjinya kembali dan tersenyum.
Menangis bukan tuntutan nona pemilik cinta.
Masih teringat wajah cerianya, yang kuletakkan dalam rumah kecilku.
Walau bukan satu darahku, walau tidak setetes pun mengikat, walau tidak ada cinta, dia menjadi adik yang tersayang.

Kini bajunya terajut dari benang harapanku.
Dikenakan dalam hidupnya, untuk berjalan tanpa menengok ke belakang.
Kembalilah pulang, untukmu pintuku selalu terbuka.
Adik yang manis, buang ragu dan duka, aku berdiri di belakang memberi saputangan untukmu.

Guruku Pahlawanku Oleh Atikah Nurmi Syaidah

Posted: 14 Apr 2013 06:52 PM PDT

GURUKU PAHLAWANKU
Oleh Atikah Nurmi Syaidah

Andai kata matahari tiada
kehidupan takkan pernah terlaksana
pelangi takkan pernah terpancar
dan dunia akan beku membisu..

Disaat titik gelap menghampiri
terlihat setitik cahaya yang kami cari
yang menampak dari sudut bibirmu
"guru" itulah sebutanmu..

Andai dunia kami yang dulu kosong tidak kau isi,
mungkin yang ada sekarang
hanyalah hampa, gelap dan tak dapat apa-apa..

Guru..
setitik peluhmu,
menandakan perjuangan yang sangat besar!
tanpa dirimu ku akan hancur,
tanpa dirimu ku akan sengsara,
dan tanpa dirimu ku akan sesat..

Guru..
Darimu kami mengenal banyak hal.
Tentang warna yang indah,
Tentang garis yang harus dilukis,
juga tentang kata yang harus dibaca..

Guru..
Bangkitlah melawan arus yang terus mendera.
Kuasailah dirimu dengan sikap optimis,
paculah laju kudamu sekencang-kencangnya.
Dan tiada kata lain yang pantas kau terima, selain

TERIMAKASIH GURU, KAU LAH PAHLAWANKU!

Lihat Aku Oleh Sulfa

Posted: 14 Apr 2013 06:51 PM PDT

LIHAT AKU
Oleh Sulfa

Terlalu pandai ku sembunyikan lukaku
Hingga mereka tak tahu
Sakit yang mereka buat itu
Teramat perih rasanya
Terasa langit
Telah menelan tubuh ini seketika

Dalam derai airmata
Yang tak henti-hentinya jatuh membasahi bumi
Tapi kenapa mereka masih saja tertawa
Tanpa ada rasa bersalah sedikitpun

Lihat aku,.!
Aku yang telah kalian rampas kebahagiaanku
Aku yang kalian paksa lepas cintaku
Dan dengan mudahnya kau sodorkan seseorang milikiku
Kalian tahu, aku tak suka itu

Lihat aku,.!
Aku juga manusia punya perasaan
Aku juga berhak menentukan pilihan hidupku
Lihat aku,.!
Tinggal goresan luka yang tersisah di hidupku
Hanya sebuah mimpi yang aku lalui di hari-hariku,.

.............................YS
kisahTakDiRestui,. 
By.Sulfa

Kosong Oleh Sulfa

Posted: 14 Apr 2013 06:49 PM PDT

KOSONG
Oleh Sulfa

Hari-hari terasa kosong tanpamu
Menyesakkan dada lukai batinku

Indah cinta apakah hanya sementara,.?
Mengapa di biarkan bersama jika harus kau pisahkan,,

Apa mungkin ini takdir yang harus aku jalani,.?
Tapi kenapa, kenapa harus kecewa yang kau beri,.!
Sesal tinggallah sesal yang tiada tepi

Aku benci pendapat orang lain tentang kekecewaanku
Yang mereka katakan akan ada yang terbaik untukku setelahnya,

Tapi mana, kecewaku di ambang putus asa
Tahukah kamu? ,,,aku juga mampu berkata demikian
Tapi jalaninya itu yang susah,.

.............................YS

Kutemukan Cinta Oleh Atikah Nurmi Syaidah

Posted: 14 Apr 2013 06:49 PM PDT

KUTEMUKAN CINTA
Oleh Atikah Nurmi Syaidah

Kini rasaku telah melewati anganku
dihembusan nafasku, ku merasakan kehadiranmu
dan disetiap aliran darahku,
ku measakan kehangatanmu..

Tetaplah dihatiku selamanya,
karna namanu telah terukir indah direlung jiwaku
berhiaskan seribu warna pelangi
yang tak akan pernah pudar oleh sang waktu..

Biarlah cintaku bersemayam dihatimu
mengukir indah kisah kita berdua,
Dan jadilah kamu pelabuhan terakhirku
karna di dirimu lah ku temukan cinta yang ku nanti.

Angin Malam Untuk SIapa Oleh Ach. Baisuni

Posted: 14 Apr 2013 06:48 PM PDT

ANGIN MALAM UNTUK SIAPA
Oleh Ach. Baisuni

Tulislah nada itu dalam hati
agar aku bisa menyanyikannya
selirih rasa sayangku padamu
agar aku bisa belajar dalam setiap
nafas yang ku hembuskan

Aku pernah ingin benar padamu
ku ingin kecilku tak pernah lepas dari bayangan
sekalipun kau tak pernah tau
sebab aku masih menyimpanmu
dalam cerita kenangan masa lalu

Aku menangis malam ini
karena tulus kasih yang telah pudar

Aku memanggilmu
aku mengejarmu

Meski kupaksa kaki terus memapa
maafkan aku harus lepas
kau tidak kehilangan diriku
kita bisa saling menyapa
dan bertemu suatu hari nanti
entahlah embun yang menetes dan nafas
yang kau janjikan membuka
angan yang luka

Aku terbangun
hanya bisa bertanya pada mimpi
untuk siapa angin malam ini

Pikunnya Negeri Ini Oleh Zainal Abidin

Posted: 14 Apr 2013 06:46 PM PDT

PIKUNNYA NEGERI INI
Oleh Zainal Abidin

Kau panggil dia jantan
Tentang sabda meluntang
Kobar obor berhumor tanpa istikrar
Menjadi mamah tak ber ikrar

Tak lihatlah engkau
Korban kelaparan dipinggir jalan dan dikolong jembatan
Hanya jadi tontonan sedangkan kau
Duduk manis dikursi panas berharap emas

Tak taukah engkau
Demontrasi terus dilakukan
Hingga terjadi keinginan
Tapi kau hanya tunjuk tangan
Mengusir mereka di depan gerbang

Dan kau berkata sesaat
Untuk akan terlaknat

Sumenep, 22 November 2012

Rona Adinda Oleh Zainal Abidin

Posted: 14 Apr 2013 06:45 PM PDT

RONA ADINDA
Oleh Zainal Abidin

Dari pulau Madura
Aku ber sajak tentang adinda yang sekian lama merana
Tak tau kekasih entah kemana

Dari pulau Madura
Aku ber sajak tentang adinda yang katanya bening seperti mika
Ingin aku menggantikannya
Agar ia tak hampa

Dari pulau Madura pula
Aku ber sajak tentang cinta yang tak tau untuk siapa

Tapi adinda
Apa kabar malam untukmu
Dimanakah dikau
Kini aku telah segar akan cinta
Lantaran silau wajahmu hadir dalam angan
Merajut fakta adinda cinta paripurna

Sumenep, 22 November 2012

Gaung Malam Oleh G Martha

Posted: 14 Apr 2013 06:44 PM PDT

GAUNG MALAM
Oleh G Martha

Tengah malam
Suasana bening
Suci . . .

Aku menatap rembulan nan elok
Sinarnya mencairkan embun
Namun tak sedikitpun angin berhembus

Terpaku
Hidup atau mati
Terngiang dalam asa

Entah mengapa engkau semakin menjauh
Oh bulan
Temani aku

Kumara berdenging
Berseru
Hari telah berganti
Dengan rahmat Illahi

Mungkin inilah waktuku
Menghadapmu
Didalam mimpi

Hakikat Cinta dan Benci Oleh Nandozzx

Posted: 14 Apr 2013 06:43 PM PDT

HAKIKAT CINTA DAN BENCI
Oleh Nandozzx

Aku mencintaimu kekasihku,
sebelum kita berdekatan,
sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir.
Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan.
Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.
Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja.
siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci.
dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja.
siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang kau cintai.

Peran Kamu Oleh Siti Nur Fadilah

Posted: 14 Apr 2013 06:42 PM PDT

PERAN KAMU
Oleh Siti Nur Fadilah

Guru itu kamu
Guru utama itu kamu
Madrasah itu kamu
Kamu, kamu, dan kamu

Belaianmu melahirkan generasi, muda bergenerasi
Generasi bertakwa
Generasi berwibawa
Generasi bertawa-tawa
Memecah katulistiwa

Ucapanmu doa
Dzikirmu doa
Tasbihmu doa
Kelekarmu doa

Ibu, ibu, ibu....
Surga di bawah telapak kakimu
Surga anak adalah baktinya kepadamu
Mengantar anak kesurga adalah peranmu

Kebobrokan akhlakmu
Kebobrokan generasimu
Keluhuran akhlakmu
Keluhuran generasimu
Ibu, ibu, ibu....baru bapakmu

Kehadiranmu.....Kasih Oleh Lia Darmawati

Posted: 14 Apr 2013 06:41 PM PDT

KEHADIRANMU...KASIH
Oleh Lia Darmawati

Engkau hadir disaat hati ini gersang,
engkau ada disetiap letih dan susah payahku,
dan engkau slalu membangkitkan semangatku disaat aku sudah mulai menyerah................

Kehadiranmu kasih membuat hidup ini menjadi sangat berarti,
tanpa suaramu, tanpa canda tawamu hidupku ini takkan pernah indah,
Engkau bangkitkan aku dari pedinya cinta yang telah aku rasakan,
dan dari engkau kasih aku mengerti akan arti cinta........

Kehadiranmu kasih membuat aku enggan meninggalkan dunia ini........

Adu Oleh Octavenna Maudy

Posted: 14 Apr 2013 06:40 PM PDT

ADU
Oleh Octavenna Maudy

Seketika aku terjerembab
Tertegun kala fajar menyingsing
Mendegupkan irama jantung
Hentakan demi hentakan tak membuatku gentar

Tiba-tiba teringat aku
Akan rumput hijau di lereng bukit
Gumpalan awan putih merekah
Sang domba memekik girang
Sungai kecil di samping gubuk usang
Kutu-kutu daun kelapa membungung di atap
Memori ini kusebut rindu
Aku rindu kampung halamanku

Perjuangan tak selalu berakhir bahagia
Walau terkadang si itik menari riang ketika menemukan kembali si induk
Mungkin hanya senja yang mampu menjelaskan
Seperti mengukir asa di tanah hampa
Sungguh perih.. ketika aku berjuang demi negara
Ingin murka tapi tak kuasa

Tapi aku percaya satu hal
Sang malam tak sedetikpun meninggalkanku
Membayar setiap peluh dengan jutaan cahaya
Mengorek senyum seharum kenanga
Menggugah setiap bait do'a
Mewujudkan seluruh harap dalam bisikan hati... MIMPI

Biarkanlah Oleh Ana

Posted: 14 Apr 2013 06:39 PM PDT

BIARKANLAH
Oleh Ana

Awan hitam mengajaku berjalan ..
walau di tengah gelap aku tak merasa takut ..
kehitaman awan yang begitu pekat ..
melindungi setiap sudut hidup ku ..

Ibu biarlah aku belajar merangkak ..
menuju puncak kisah hidup ku ..
langkah demi langkah aku beranjak ..
ada sebuah cerita harus aku tinggal ..

Aku telah menemukan apa yang aku cari ..
Lembar cerita baru mulai tertulis ..
warna-warna dunia mulai terlukis satu demi satu ..

Sekarang aku telah berdiri di tengah ..
diantara lembah dan puncak dunia ..
mengertilah ibu ini saatnya aku kembangkan sayap ku ..
selalu dulu kau belai penuh cinta ..

Aku terbang .. bersama awan hitam ..
menuju kisah hidup abadi ..

Hanya Aku Lelaki yang Mengagungkanmu Oleh Rachmad Adammy

Posted: 14 Apr 2013 06:37 PM PDT

HANYA AKU LELAKI YANG MENGAGUNGKANMU
Oleh Rachmad Adammy

Tau Kah Kau...???
Seberapa Dalamnya Perasaan Ku...???

Tau Kah Kau.....????
Seberapa Perihnya Jantung Ku Ini...Yang Telah Kau Kencingi...!!

Sadar Kah Kau....???
Tlah Kau Sia-Siakan Kasih Sayangku...!!
Sadar Kah Kau...????
Hanya Aku Lelaki Yang Mengagungkanmu...Melebihi Tuhan Ku

Kau Harus Tau.......
Kau Harus Sadar.......
Dengarkanlah.......
Rsakanlah.......

Bisakah Kau Bayangkan.....
Ribuan Tabung Oksigen,,Dipunggungmu.....
Hanya Untuk Dapat.......
Menyelami...Tepian Hatiku Yang Terdangkal.....

Itulah Rasa Ku.....
Yang Telah Kau Ludahi.....
Itulah Rasa Ku......
Yang Telah KencingI......

Dan Mau Kah Kau Tau...Seberapa Perihnya.....????

Kulitilah Tubuh Mu......
Lalu Menyelamlah...Kedalam.....
Hatiku Yang Telah.....Dipenuhi....
Air Garam Yang Telah Kau Tuangkan.....

Itu Jika Kau Ingin Rasakan Sedikit Sakit Ku.

Rindu yang Amat Dalam Oleh Vikri Aulia Akbar

Posted: 14 Apr 2013 06:35 PM PDT

RINDU YANG AMAT DALAM
Oleh Vikri Aulia Akbar

Ku melihat ribuan bintang bertaburan
seakan tidak ada yang lebih indah
daun-daun di musim kemarau berjatuh han
desis san rindu ku mulai menyelimuti
apakah kuharus lupakan kamar yang kosong ini dengan kerinduhan apakah ku harus kejar yang sudah lalu ??

Maaf bila kuterlambat untukmu
tapi kuyakin indah nya bunga melati sama dengan hatiku
ku ingin dengan mu selalu
akan kukejar kau sampai ke ujung dunia
tajam nya luka ini tak kan bisa hancur kan cinta kita
walau waktu,walau tempat tak kan ada yang memisahkan.

Kan kuisi kamar yang penuh dengan rindu ini
kan kuisi dengan kebahagiaan
ku ingin selalu denganmu irma.

Makna Sebutir Cinta Oleh Erick Hidayat

Posted: 14 Apr 2013 06:34 PM PDT

MAKNA SEBUTIR CINTA
Oleh Erick Hidayat

Itulah cinta…
Sesuatu yang abstrak— namun ada dan nyata.
Suci, murni— tak kan pernah bisa untuk dinoda.
Pesonanya tak mudah untuk dilupa,
meski ribuan kali tergilas cahaya senja.
Tak cukup kata 'tuk dapat mewakilkan makna cinta
yang sesungguhnya.

Itulah cinta…
Karakternya slalu menjadi misteri di alam semesta.
Tak pernah bisa untuk kita duga kehadirannya—
tak mampu pula untuk kita raba kapan ia menyapa,
dan kepada siapa ia akan tulus menderma.
tapi kita bisa merasakan hangat getarannya—
hingga mengetuk pintu hati dan jiwa.

Itulah cinta…
Sesuatu yang baik (anugerah)— yang hanya dapat menyentuh kita
satu kali— dan yang terakhir kali sepanjang hidup kita.
bahkan ia setia— tak kan pernah meninggalkan kita,
hingga kita kelak tiada.
Itulah cinta sejati— cinta yang tak kan pernah mati.

Ia akan hadir ketika jiwa tengah beranjak dewasa—
Tak peduli akan usia— tua maupun muda— pria atau wanita.
Saat kita tengah merasakan sesuatu diluar logika,
dan hati lebih banyak bicara ketimbang mata,
dimana siang-malam tak lagi 'begitu' berbeda bagi kita,
dan ketakutan akan hilangnya sesuatu yang berharga,
boleh jadi, kita tengah disapa cinta.

Copyright©Erick Hidayat

Rasa yang Sama Oleh Rida Adella Pratiwi

Posted: 14 Apr 2013 06:32 PM PDT

RASA YANG SAMA
Oleh Rida Adella Pratiwi

Disaat pertama aku mengenal dan membuka dunia baru ku,
Aku mengingat dan mentertawakan keanehan yang ada dalam diriku sendiri,
Yang diamana, aku mengikutsertakan diri dalam drama yang aku rancang,
Aku seakan melihat adegan ku,
Kapan disaat aku merasakan dunia ini cerah
Kapan disaat aku merasakan aku berdiri di atas langit yang indah
Dan kapan disaat aku merasakan jatuh dan perfikir takan pernah bangkit lagi,

Aku terbangun dalam terpikan dari berbagai macam hal yang membuat aku berdiri tegap,
Ingin aku berencana untuk berenang dalam keegoisan ku,
Namun,, yang aku dapat selalu hal yang membuat hati ini luluh lantang dan berteriak,
Aku tak mampu,
Indraku terlalu tipis untuk dapat merangkul hal yang aku semayami dalam kenyataan ini ??
Dan kau datang,
Untuk memperkuat kharakterku,
Khakter dimna aku sedang berupaya untuk membuka lebar jalan
Dan mempersilahkan semua bahana ikut memenuhi keseharian ku,

Namun rasa yang ku punya
Terlalu kuat dan kokoh untuk di tenggelamkan
Hingga saat nya aku menangis,
Menangisi keegoisanku dalam kharakter perasaan ku,,

Jika kau ingin di ciptakan untuk ku,
Ingat lah
Rasa ini selalu sama untuk kau ketahui,,

Adella
Austin, 14 Dec 2012

Bayangan Oleh Mp

Posted: 14 Apr 2013 06:30 PM PDT

BAYANGAN
Oleh Mp

Tataplah bumi ini
Tataplah langit ini
kau akan melihat sesuatu

Senyumlah pada bumi
Senyumlah pada langit
Kau akan menemukan keindahan

Jika kau ingin mengalahkan emosimu
Dekaplah bayanganmu
Jika kau sudah mendekapnya
Kau akan tersenyum bahagia

No comments:

Post a Comment

Popular Post