Showing posts with label Ari Isnadi. Show all posts
Showing posts with label Ari Isnadi. Show all posts

Tuesday, April 30, 2013

Istimewa

Istimewa ...
engkau sungguh istimewa ...
Bukan Karena Engkau cantik ...
Bukan Pula Karena Engkau Manis ...
Karena Engkau Benar - Benar Istimewa

Meski Sering Terluka ...
Meski Sering meneteskan Air Mat ...
Namun engkau Tetap tegar ...
Menahan Amarah di dada ...

Engkau bukan serpihan Batu ...
engkau bukan genggaman emas ...
engkau adalah sebongkah permata ...
yang tak ternilai harganya ...

Diam mu ... adalah tenangku ...
senyummu ... adalah damaiku ...
Tertawamu ... adalah kebahagianku ...

Spesial for Sulistianingsih

Antara ia dan tidak

Bukan ada orang lain di hidupku
bukan aku memikirkan wajah lain
bukan hatiku terukir nama lain
bukan pula aku bermimpi dengan yang lain
mimpiku hanya bersamamu dan akan menjadi nyata

Aku sadar ...
Kebahagiaan,Senyum, bahkan tertawa lepas
Tak pernah kau dapat selama bersamaku
hanya kepedihan,keletihan bahkan tangis
yang kau dapatkan dariku

Lantas ...
Aku ini apa ...
Tidak bisakah aku ...
buatmu tersenyum ...
buatmu tertawa lepas ...
itu saja aku tidak mampu ...
Apalagi buat kamu bahagia ...

Hemh ...
Sudah sekian lama kau temani aku ...
Tapi belum sedetikpun aku bisa bahagiakanmu ...
pantaskah aku masih disampingmu ...
ataukah aku harus pergi jauh darimu ...

Monday, April 29, 2013

Asa

Oleh Ari Isnadi

Tak mampu lagi mengukir senyum ...
Hanya Kepedihan yang tersisa ...
Perih ...
Bagai Tersayat - sayat sembilu ...

Menerpa angan dan khayalan ...
memendam rindu yang kian menderu ...
Apalah daya ...
Hati ini sangat Ingin bersamamu

Semu ...
Rasa itu memang semu ...
Terbayang Pesona Indah Raut wajahmu ...
Dirimu yang selalu kurindu setiap saat ...

Yang memberiku ketenangan ...
memberiku kedamaian ...
Tapi apa guna diriku ...
Selalu menyakitimu ...

Aku yang tak tau diri ...
Atau bahakn tak punya hati ...
"Tak pernah sedikitpun memikirkanmu" ...
Itu Katamu ...

Tapi Tahukah engkau ...
Bahwa ...
Setiap saat tanpa terlewat sedetikpun aku selalu memikirkanmu ...
Jiwa dan ragaku Terbentuk oleh kasih sayangmu ...
Disetiap sendi tubuhku terukir namamu ...
namamu selalu mengalir dalam aliran darahku ...

Aku sadar ...
Karena sifatku yang tak pantas ...
hingga engkau berfikir Demikian ...
Aku Tak pantas Untukmu

Special For Yang disana

Popular Post