Oleh Lukas Jayengrana
Terhampar luas hijau alamku
saat semua masih terawat
namun apa daya saat manusia mulai berlaku
kini alamku yang hijau makin sekarat
Lepas puing tergesang goresan didahan
mengembang melulub api membakar
diam menjalar tak tertahan
habis semak belukar
Sungguh hancur hati pertiwi
dalam ketiadaan ia menangis
merintih memohon pada Tuhan tentang ini
dengan hati yang luka seperti teriris
Saturday, April 27, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Post
Categories
Alfi
Anggita Nurul Taeyeon
Annisa
Antares
Ari Isnadi
Bella Mardiyani Sadewi
Cepi Ali Anwari
Chairil Anwar
Chania
Cut Mutya
Dera Dee
Dewi Hartinah
Dr.A
Eka Wulandari
Elly
Epha
Febiriani
Galih Erlando
Guru
Hacker-newbie
Hend Untuk Lala
Herry Masivers Pasput
Kahlil Gibran
Lukas Jayagrana
Pantun
Puisi
Puisi Cinta
Qori H. Nafi'
R.H. Radjendra
Rafida Salma
Sarman UNPAM
Siti Nurfadilah
Surat Cinta
Sutan Takdir Alisyahbana
Tebak - tebakan
Toto Ardiyanto
Tria Erlina Dewi
Upee
Vikri Aulia Akbar
Zaneta.N.A.J
No comments:
Post a Comment