Monday, April 15, 2013

ADU

Oleh Octavenna Maudy

Seketika aku terjerembab
Tertegun kala fajar menyingsing
Mendegupkan irama jantung
Hentakan demi hentakan tak membuatku gentar

Tiba-tiba teringat aku
Akan rumput hijau di lereng bukit
Gumpalan awan putih merekah
Sang domba memekik girang
Sungai kecil di samping gubuk usang
Kutu-kutu daun kelapa membungung di atap
Memori ini kusebut rindu
Aku rindu kampung halamanku

Perjuangan tak selalu berakhir bahagia
Walau terkadang si itik menari riang ketika menemukan kembali si induk
Mungkin hanya senja yang mampu menjelaskan
Seperti mengukir asa di tanah hampa
Sungguh perih.. ketika aku berjuang demi negara
Ingin murka tapi tak kuasa

Tapi aku percaya satu hal
Sang malam tak sedetikpun meninggalkanku
Membayar setiap peluh dengan jutaan cahaya
Mengorek senyum seharum kenanga
Menggugah setiap bait do'a
Mewujudkan seluruh harap dalam bisikan hati... MIMPI

No comments:

Post a Comment

Popular Post